Sosial Media
0
News
    Home aturan dan peraturan berita pemerintah peraturan Pemerintah undang undang Undang

    ASN Dharmasraya diminta untuk adaptif setelah pindah kantor, Wakil Bupati menekankan disiplin kerja

    2 min read

    ASN Dharmasraya diminta untuk adaptif setelah pindah kantor, Wakil Bupati menekankan disiplin kerja
    Ringkasan Berita:
    • ASN Dharmasraya diminta tetap disiplin meskipun sejumlah kantor dinas pindah ke lokasi baru.
    • Wakil Bupati Leli Arni menegaskan pelayanan publik tidak boleh terganggu selama masa transisi.
    • Penyesuaian jam kerja menjadi perhatian, PNS diminta segera beradaptasi tanpa menunda.
    • Komplek eks RSUD Dharmasraya kini menjadi pusat aktivitas berbagai OPD strategis.
    • Pemerintah menekankan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menentukan kelancaran layanan dan program daerah.

    PESANKU.CO.ID, DHARMASRAYA -Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi perhatian utama dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

    Di tengah transisi perpindahan sejumlah kantor dinas, para abdi negara dituntut untuk menjaga ritme kerja dan profesionalitas demi menjamin hak-hak masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.

    Pesan penguatan etos kerja tersebut muncul saat Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, memimpin apel pagi di Komplek Perkantoran Eks RSUD Dharmasraya, Senin (26/1/2026).

    Momentum ini menjadi penting mengingat kawasan tersebut kini menjadi pusat aktivitas baru bagi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Dalam arahannya di hadapan ratusan pegawai, Leli Arni menekankan bahwa disiplin bukan sekadar kegiatan administratif berupa kehadiran tepat waktu. Lebih dari itu, disiplin merupakan cerminan dari rasa tanggung jawab moral seorang ASN terhadap sumpah jabatan yang telah diucapkan.

    "Disiplin adalah kunci utama. Tanpa itu, mustahil bagi kita untuk berbicara tentang kinerja tinggi atau profesionalisme. Kualitas layanan publik di lingkungan pemerintahan sangat bergantung pada sejauh mana kita menghargai waktu dan tugas kita sendiri," kata Leli Arni.

    Leli menekankan bahwa tantangan saat ini tidak hanya berasal dari beban kerja, tetapi juga dari kemampuan adaptasi terhadap lingkungan baru. Seperti yang diketahui, pemanfaatan lahan eks RSUD sebagai pusat perkantoran terpadu merupakan strategi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan aset yang ada.

    Perpindahan lokasi kantor sering kali membawa dampak psikologis maupun teknis bagi para karyawan.

    Oleh karena itu, Wakil Bupati meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) segera melakukan sinkronisasi tanpa perlu menunggu waktu lama untuk beradaptasi.

    Satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah penerapan jam kerja baru yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

    Penyesuaian regulasi ini diharapkan menjadi penggerak produktivitas, bukan justru menjadi beban yang menghambat pelayanan.

    "Penyesuaian jam kerja ini sebaiknya dihadapi secara positif. Jangan sampai transisi tempat dan waktu ini mengurangi semangat kerja. Rakyat tidak peduli kita bekerja di mana, yang mereka butuhkan adalah pelayanan yang cepat dan tepat," tambahnya.

    Apel pagi tersebut diikuti oleh jajaran ASN dari berbagai sektor yang kini menempati kompleks eks RSUD. Beberapa di antaranya adalah Dinas Komunikasi dan Informatika, BPBD, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

    Selain itu, tampak pula barisan pegawai dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Perhubungan.

    Kehadiran dinas-dinas strategis ini menunjukkan bahwa kompleks perkantoran tersebut kini menjadi jantung baru penggerak roda pemerintahan daerah.

    Sektor keamanan dan pemberdayaan juga terpusat di sana, dengan hadirnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Konsolidasi OPD dalam kawasan ini diharapkan mampu memangkas birokrasi koordinasi antar-instansi.

    Secara sosiologis, pengumpulan sejumlah dinas dalam satu area (kompleksitas ruang) berpotensi menciptakan sinergi yang lebih kuat. Komunikasi antar-pegawai lintas dinas diharapkan menjadi lebih lancar sehingga ego sektoral dapat diminimalisir.

    Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap, dengan dimulainya aktivitas rutin melalui apel pagi ini, terbangun sebuah etos kerja baru yang lebih segar. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah ASN juga berfungsi sebagai fungsi kontrol langsung terhadap kondisi di lapangan.

    Menutup arahannya, Leli Arni mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas birokrasinya.

    Jika mesin birokrasi bekerja dengan disiplin tinggi, maka visi dan misi kesejahteraan masyarakat Dharmasraya akan lebih mudah dipercepat di masa depan. (*)

    Komentar
    Additional JS