Sosial Media
0
News
    Home berita investasi berita keuangan ekonomi pasar keuangan uang

    Prediksi Ekonom Mengenai Harga Emas Dunia Mencapai Ratusan Juta Rupiah pada Tahun 2030

    2 min read

    Harga emas dunia diperkirakan akan kembali mencetak sejarah dalam beberapa tahun ke depan. Sejumlah ekonom memproyeksikan harga emas dunia berpotensi melampaui tingkat tertinggi sepanjang masa hingga 2030, seiring dengan perubahan besar dalam tatanan ekonomi global. Emas semakin memperkuat posisinya sebagai instrumen pelindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

    Pergerakan harga emas global pada awal 2026 menjadi sinyal kuat terhadap tren tersebut. Berdasarkan dataReuters, harga emas dunia dalam perdagangan Jumat (23/1) pukul 05.36 GMT tercatat menguat 0,4% ke level US$ 4.957,10 perounce Troy. Secaradalam hari,harga emasdunia bahkan pernah menyentuh US$ 4.966,59 perounce Troy, mencatatkan rekor tertinggi baru dalam sejarah.

    Kenaikan ini memperpanjang tren penguatan emas yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Ketidakpastian arah pertumbuhan ekonomi global, ketegangan geopolitik yang berkepanjangan, serta perubahan kebijakan moneter global dianggap sebagai faktor utama yang mendukung pergerakan harga emas dunia.

    Harga Emas Dunia Bisa Mencapai 10.000 Dolar AS pada 2030

    harga emas melampaui ribuan dolar (unsplash.com)
     

    Praktisi Pasar Modal sekaligus Co-Founder PasarDana, Hans Kwee, menilai kenaikan harga emas dunia masih jauh dari kata selesai. Ia memproyeksikan harga emas dunia berpotensi mencapai US$ 10.000 perounce Troypada 2030. Dengan asumsi kurs Rp 16.838 per dolar AS, tingkat tersebut setara sekitar Rp 168,38 juta perounce Troy.

    Hans Kwee menilai lonjakan tersebut mencerminkan pergeseran besar dalam struktur ekonomi global. Ia memperkirakan harga emas dunia masih memiliki ruang kenaikan yang signifikan dalam empat tahun ke depan, bahkan berpotensi meningkat hingga dua kali lipat dari level saat ini. Dalam jangka lebih dekat, harga emas dunia pada 2026 ditargetkan berada di kisaran US$ 5.400 perounce Troy.

    Optimisme terhadap prospek harga emas global juga sejalan dengan proyeksi sejumlah lembaga keuangan global. Bank of America, Goldman Sachs, dan Deutsche Bank memperkirakan harga emas masih memiliki peluang naik hingga 20% dalam waktu dekat.

    Penyebab Harga Emas Dunia Semakin Melambung Tinggi

    Menurut Hans Kwee, kenaikan harga emas dunia saat ini didorong oleh faktor yang lebih mendasar dibandingkan sekadar ketegangan geopolitik.

    1. Dunia dianggap sedang memasuki fase de-dollarisasi, di mana bank sentral berbagai negara mulai mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan beralih menumpuk emas sebagai cadangan devisa.
    2. Perubahan ini semakin terasa setelah konflik Ukraina-Rusia. Pembekuan aset dolar Rusia menjadi momentum penting yang mendorong banyak negara menyadari risiko menyimpan cadangan devisa dalam satu mata uang. Kondisi tersebut memicu peningkatan permintaan emas oleh bank sentral sebagai aset yang dinilai lebih aman.
    3. Selain itu, kembalinya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat juga meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi perang. Kebijakan perdagangan yang berisiko merugikan banyak negara membuat sebagian pihak memilih untuk mengurangi kepemilikan aset berbasis dolar AS dan beralih ke emas.

    Pasaran Emas Dalam Negeri Terkena Dampak

    Kenaikan harga emas dunia juga berdampak langsung terhadap pasar emas dalam negeri. Harga emas batangan di dalam negeri kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

    Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam 24 karat pada Jumat (23/1) naik sebesar Rp 90.000 menjadi Rp 2.880.000 per gram. Harga emas ukuran 0,5 gram tercatat sebesar Rp 1.490.000, sedangkan emas batangan 10 gram diperdagangkan pada level Rp 28.295.000. Untuk ukuran terbesar, yaitu 1.000 gram atau 1 kilogram, harga emas mencapai Rp 2.820.600.000.

    Kenaikan harga emas di dalam negeri sejalan dengan penguatan harga emas dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

    Melihat berbagai indikator tersebut, prospek harga emas dunia hingga 2030 dinilai masih solid. Proyeksi harga emas dunia yang berpotensi menembus ratusan juta rupiah perounce Troymencerminkan ekspektasi pasar terhadap berlanjutnya ketidakpastian global dan perubahan sistem keuangan internasional.

    Dalam jangka panjang, emas diperkirakan tetap menjadi aset strategis dalam menjaga nilai kekayaan dan diversifikasi portofolio. Selama risiko geopolitik, tekanan inflasi, dan proses dedolarisasi masih berlangsung, harga emas dunia berpotensi terus mencatatkan rekor tertinggi baru hingga akhir dekade ini.

    Komentar
    Additional JS