Sosial Media
0
News
    Home berita kejahatan politik politik dan hukum Qatar

    Rahasia kematian Lula Lahfah, lebih dari sebelas jam tanpa kabar, chat Keanu Agl, jawaban ada di CCTV

    2 min read

    Ringkasan Berita:
    • Kematian Lula Lahfah masih dalam penyelidikan polisi.
    • Waktu kematiannya hingga saat ini masih menjadi misteri.
    • Untuk mengetahui kapan tepatnya Lula Lahfah menghembuskan napas terakhir, polisi menyelidiki rekaman CCTV.

    PESANKU.CO.IDPolisi saat ini masih menyelidiki waktu kematian influencer Lula Lahfah.

    Fakta baru juga terungkap, di mana pada malam sebelum ditemukan meninggal, Lula sempat membagikan kondisi kesehatannya kepada Keanu.

    Jenazah Lula Lahfah ditemukan di dalam kamar Apartemen Essence, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026).

    Ia pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangganya (ART), Asiah, bersama petugas dari manajemen apartemen.

    Kekhawatiran Asiah mulai muncul ketika ia memanggil Lula berulang kali, tetapi tidak mendapatkan jawaban dari dalam kamar.

    Merasa ada yang tidak beres, Asiah kemudian meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk membuka kamar tersebut.

    Saat pintu berhasil dibuka, Lula ditemukan sudah tidak bernyawa.

    Tubuhnya terbaring di atas tempat tidur dengan selimut putih menutupi sebagian tubuh.

    Kondisinya saat itu cukup mengenaskan, dengan mulut terbuka dan bibir tampak membiru.

    Sebelum peristiwa tragis ini, aktivitas Lula masih terlihat normal.

    Pada Rabu (21/1/2026), ia sempat membagikan video kebersamaannya dengan kekasihnya, Reza Arap.

    Esok harinya, Kamis, Lula masih aktif di media sosial dengan memposting video saat merekam anggota AAA Clan, King Jot dan Tepe, yang sedang mengubah warna rambut.

    Selain itu, ibu kandungnya, Tatu Yulyanah, mengungkapkan bahwa dua hari sebelum ditemukan meninggal, Lula masih sempat menelepon dirinya.

    Ini semakin memperkuat kecurigaan bahwa kepergian Lula terjadi secara mendadak dan di luar dugaan banyak pihak.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti serta waktu kematian Lula Lahfah.

    "Aku mendapat kabar bahwa anakku dalam keadaan kritis. Aku diperintahkan pergi ke apartemennya, di tengah jalan aku pergi ke RS Fatmanwati. Jadi pada hari itu (Jumat) memang tidak ada kabar dari Lula, sebelumnya dia meneleponku dua hari berturut-turut," katanya.

    Sementara Keanu mengungkap malam sebelum ditemukan meninggal, Kamis, Lula menceritakan tentang kondisi kesehatannya.

    Lula memang baru saja dirawat di Rumah Sakit karena mengalami sejumlah penyakit.

    "Beli tiket (liburan ke Thailand) setelah dia dirawat. Setelah dirawat dia pulang, sebenarnya dia harus operasi lagi," katanya.

    Kata Keanu, Lula menceritakan ada sejumlah tindakan medis yang harus dia lakukan.

    "Terus mau diperiksa dia bilang ke saya malamnya jam 10 malam, malam sebelum meninggal dia ada pembengkakan usus, mau dimasukkan kamera," katanya.

    Lula malam itu merasa takut menjalani tindakan medis tersebut.

    "Saya bilang tenang aja, jangan takut, dia yang takut. Saya bilang sudah dzikir saja. Tapi ternyata keesokan harinya sudah tidak ada lagi," kata Keanu.

    Hingga kini, jam kematian Lula Lahfah belum terungkap.

    Dia ditemukan dalam keadaan bibir sudah biru dan beberapa memar.

    Polisi juga menemukan obat-obatan dan surat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah mengatakan untuk mengetahui jam kematian Lula, polisi menelusuri rekaman CCTV.

    "Masih kita analisis CCTV terkait timeline kejadian. Kita sedang mengurutkan timeline-nya," katanya.

    Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan terkait kematian Lula.

    Meskipun sejak awal diketahui penyebab kematian Lula Lahfah karena memiliki riwayat sakit.

    Ditambahkan surat keterangan dari klinik di Depok, Jawa Barat yang menyatakan bahwa Lula meninggal karena henti jantung.

    Namun kini kata Iskandar, polisi masih menunggu hasil visum dari RS Fatmawati.

    "Hasil visum sementara mereka baru ada hari Senin, rekam medis menunjukkan jatuhnya karena otopsi tidak dilakukan," katanya.

    Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih sebelumnya menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad Lula.

    "Tidak ada tanda-tanda penganiayaan," katanya.

    Polisi menemukan obat-obatan di kamar Lula.

    "Obat-obatan dan surat rawat jalan ditemukan dari RSPI," katanya.

    (TribunTrends/TribunBogor)

    Jangan lewatkan berita-berita PESANKU.CO.ID lainnya yang tidak kalah menarik di Google News, Threads, dan Facebook

    Komentar
    Additional JS