Diskominfo Kotamobagu Peringatkan ASN dan Warga soal Undangan Daring Palsu Bermuatan Malware
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu mengeluarkan peringatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat terkait maraknya penyebaran undangan daring palsu melalui aplikasi WhatsApp yang terindikasi mengandung malware berbahaya.
Modus kejahatan siber ini secara khusus menyasar ASN dan pejabat pemerintahan, mengingat tingginya intensitas penerimaan undangan resmi digital dalam aktivitas kedinasan. Pelaku memanfaatkan pola komunikasi formal untuk mengelabui korban agar mengunduh berkas berbahaya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kotamobagu, Mohamad Fahri Damopolii, mengungkapkan bahwa undangan palsu umumnya dikirim melalui nomor tidak dikenal atau akun WhatsApp yang telah diretas. Pesan dirancang menyerupai undangan resmi, seperti rapat koordinasi, kegiatan kedinasan, bimbingan teknis, hingga undangan pernikahan. File yang dilampirkan biasanya berupa aplikasi berformat .APK atau tautan mencurigakan.
Dalam pernyataan resminya, Diskominfo menegaskan bahwa file tersebut sangat berbahaya apabila diinstal pada perangkat pengguna.
“Aplikasi ini berpotensi mencuri data kontak, mengakses SMS, mengambil alih akun WhatsApp, hingga membaca kode OTP perbankan tanpa sepengetahuan pengguna,” tegas Fahri, Kamis (5/2/2026).
Diskominfo mengimbau ASN dan masyarakat untuk tidak sembarangan mengunduh file berformat .APK dari sumber tidak resmi, tidak mengklik tautan mencurigakan, serta selalu melakukan verifikasi kepada pihak pengirim melalui jalur komunikasi lain sebelum membuka dokumen digital.
Fenomena ini menunjukkan eskalasi ancaman kejahatan siber di tingkat daerah. Pemerintah Kota Kotamobagu menekankan pentingnya literasi digital dan kewaspadaan kolektif sebagai benteng utama mencegah kebocoran data pribadi maupun informasi strategis pemerintahan.(Adv/Yusuf)