Operasi Keselamatan Intan 2026: Sat Lantas Polres Batola Latih BPK Tangani Korban Laka Lantas di Black Spot Anjir Pasar
1 min read
PESANKU.CO.ID, BARITO KUALA – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Barito Kuala (Batola) menggelar Forum Group Discussion (FGD) sekaligus pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Rabu (11/2/2026) sore, di Mako Polsek Anjir Pasar. Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat respons cepat penanganan korban kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik rawan kecelakaan.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Intan 2026 yang tengah digelar Polres Batola. Kapolres Batola AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Marum, menegaskan bahwa kemampuan dasar PPGD sangat penting dimiliki para mitra kepolisian yang kerap berada lebih awal di lokasi kejadian.
“Dengan pelatihan ini, diharapkan pertolongan kepada korban kecelakaan dapat diberikan secara cepat dan tepat, sehingga peluang keselamatan korban lebih besar sebelum tim medis lanjutan tiba,” ujar AKP Marum.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Batola, AKP Andre Primaraharja, W., S.H., didampingi Kasi Dokkes Aiptu Erwin P.S., A.M.K., S.H., bersama tenaga kesehatan dari Si Dokkes Polres Batola. Peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung penanganan korban di lokasi kecelakaan.
Materi pelatihan difokuskan pada teknik dasar penanganan darurat, mulai dari pemeriksaan kondisi korban, penanganan perdarahan, hingga prosedur evakuasi aman di titik rawan kecelakaan (black spot), khususnya di Km 17 Anjir Pasar yang masuk wilayah hukum Polres Batola.
Peserta kegiatan merupakan anggota Badan Pemelihara Keamanan (BPK) Kabupaten Batola yang selama ini menjadi mitra strategis Polri di lapangan. Dengan keterampilan PPGD, mereka diharapkan mampu menjadi responden pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas.
AKP Andre menegaskan, pelatihan ini bukan sekadar agenda teknis, tetapi bagian dari penguatan sinergi dan tanggung jawab kemanusiaan bersama.
“Kami ingin membangun kemitraan yang solid. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan bekal PPGD ini, mitra kami dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan dan menyelamatkan korban laka lantas,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Batola berharap angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayahnya dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.(Wahyudi)