Jelang Idul Fitri, Wali Kota Weny Gaib Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tingkatkan Ibadah
1 min read
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di Kota Kotamobagu mulai mengalami peningkatan, terutama dalam mempersiapkan kebutuhan menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Peningkatan aktivitas ini terlihat di berbagai sektor, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, hingga fasilitas transportasi yang dipadati masyarakat menjelang momen Lebaran dan arus mudik.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, pemerintah daerah bersama aparat keamanan meningkatkan kesiapsiagaan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Samrat 2026” yang digelar oleh jajaran kepolisian.
Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menyampaikan bahwa penghujung Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah. Karena itu, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat harus dijaga bersama agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan lancar.
“Di penghujung bulan suci Ramadan ini, aktivitas ibadah masyarakat semakin meningkat, baik di masjid maupun mushola, termasuk kegiatan ibadah pada malam hari. Oleh karena itu, kita berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh kekhusyukan,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak guna memastikan kondisi tetap kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat.
“Pengamanan menjelang Idul Fitri tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata. Ini membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, serta dukungan masyarakat,” tambahnya.
Sejumlah titik strategis menjadi fokus pengamanan, di antaranya tempat ibadah, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, terminal, hingga kawasan keramaian yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas.
Dalam pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut, Wali Kota diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Sahaya S Mokoginta. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan selama momentum Lebaran.
Operasi Ketupat Samrat sendiri merupakan agenda rutin kepolisian yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Idul Fitri guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik dalam menjalankan ibadah Ramadan, perjalanan mudik, maupun saat merayakan hari raya bersama keluarga.
Dengan pelaksanaan operasi ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga pasca Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan demi terciptanya suasana yang kondusif.(Adv/Yusuf)