Sosial Media
0
News

    Home KOTAMOBAGU

    Catut Nama Wakil Wali Kota, Pemkot Kotamobagu Keluarkan Peringatan Keras Soal Penipuan

    1 min read



    PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut nama pejabat daerah. Kali ini, identitas Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

    Dalam keterangan resmi, disebutkan bahwa sebuah nomor telepon yang beredar telah digunakan tanpa izin dan tidak memiliki kaitan apa pun dengan Wakil Wali Kota. Nomor tersebut dipakai pelaku untuk melancarkan aksi penipuan dengan menyasar masyarakat luas.

    Pemkot Kotamobagu menegaskan bahwa seluruh bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota melalui nomor tersebut adalah palsu. Warga diminta untuk tidak merespons panggilan maupun pesan WhatsApp yang masuk, terlebih jika disertai permintaan tertentu.

    Modus ini dinilai bukan hal baru, namun kembali muncul dengan pola yang lebih rapi dan meyakinkan. Pelaku memanfaatkan nama pejabat untuk membangun kepercayaan korban, sehingga lebih mudah melancarkan aksinya.

    “Masyarakat diminta tidak mudah percaya, apalagi jika ada permintaan uang, bantuan, atau data pribadi yang mengatasnamakan pejabat daerah,” demikian imbauan pemerintah.

    Pemkot juga menegaskan bahwa pejabat daerah tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apa pun melalui jalur komunikasi pribadi seperti telepon atau pesan instan. Jika ditemukan hal semacam itu, besar kemungkinan merupakan upaya penipuan.

    Fenomena ini menjadi sinyal bahwa kejahatan digital terus berkembang dan semakin menyasar berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, warga diimbau untuk lebih waspada, tidak sembarangan membagikan informasi pribadi, serta selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima.

    Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat. Respons cepat dinilai penting untuk mencegah semakin banyak korban.

    Pemkot Kotamobagu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi penipuan digital dengan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Kewaspadaan kolektif dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi maraknya kejahatan berbasis digital saat ini.(Adv/Yusuf)
    Komentar
    Additional JS