Sosial Media
0
News

    Home KOTAMOBAGU

    SPPG MBG Bertambah di Kotamobagu, Kolaborasi Perkuat Layanan Gizi dan Dorong Ekonomi Lokal

    1 min read


    PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kotamobagu terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor. Salah satu wujud nyata program strategis nasional tersebut adalah bertambahnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini hadir di Desa Kepandakan I.

    Kehadiran fasilitas SPPG ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi, khususnya bagi pelajar. Diperkirakan, SPPG MBG di lokasi tersebut akan melayani sekitar 1.100 siswa, sehingga diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan status gizi serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.

    Sambutan Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sahaya S Mokoginta. Dalam sambutan tersebut disampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

    “Pagi hari ini kita patut bersyukur, karena kembali bertambah satu fasilitas SPPG di wilayah Kota Kotamobagu. Ini menunjukkan adanya kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat,” demikian isi sambutan tersebut.

    Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka stunting.

    Selain berdampak pada sektor kesehatan, program MBG juga dinilai memberikan efek ekonomi yang signifikan. Kehadiran SPPG membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, mulai dari tenaga pengelola, juru masak, hingga distribusi, serta mendorong keterlibatan pelaku usaha dan penyedia bahan pangan di tingkat desa.

    “Program ini memiliki efek berganda, tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan membuka peluang kerja,” lanjut sambutan tersebut.

    Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan program, khususnya dalam aspek pemenuhan gizi.

    “Kualitas gizi harus menjadi prioritas utama. Pastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang, higienis, dan aman untuk dikonsumsi,” tegasnya.

    Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Kotamobagu Selatan, unsur TNI-Polri, Sangadi Desa Kepandakan I Suharto Mokolanut, serta Ketua Yayasan Mapalus Makin Perkasa Pegi Pangemanan bersama jajaran.

    Dengan bertambahnya SPPG MBG di Desa Kepandakan I, diharapkan manfaat program tidak hanya dirasakan dari sisi peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.(Adv/Yusuf)
    Komentar
    Additional JS