TP PKK Kotamobagu Gelar Lomba Video Reels, Dorong Kesetaraan Gender dan Kepedulian Lingkungan
1 min read
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU — Momentum peringatan Hari Kartini dan Hari Bumi dimanfaatkan Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Kotamobagu untuk menggelar lomba video reels bertema “Gender Equality Today for a Sustainable Tomorrow”. Kegiatan ini dirancang sebagai instrumen edukatif yang menyasar peningkatan kesadaran publik, khususnya perempuan, terhadap isu kesetaraan gender dan keberlanjutan lingkungan.
Program ini tidak sekadar kompetisi kreatif di ruang digital, tetapi juga bagian dari strategi komunikasi publik berbasis partisipasi masyarakat. Melalui konten video singkat, peserta didorong menyampaikan pesan edukatif yang relevan dengan dinamika sosial saat ini, terutama terkait peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.
Ketua TP PKK Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta, menilai perempuan memiliki posisi strategis sebagai aktor utama dalam membentuk kualitas generasi masa depan. Peran tersebut tercermin dalam pola asuh, pemenuhan gizi keluarga, hingga penanaman nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Dalam konteks sosiologis, perempuan tidak hanya berfungsi sebagai penjaga nilai dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat. Oleh karena itu, literasi digital dan kreativitas menjadi instrumen penting untuk memperluas jangkauan edukasi, terutama di era media sosial.
Kegiatan ini juga selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Weny Gaib dan Rendy Virgiawan Mangkat, yang menekankan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau. Integrasi antara isu gender dan lingkungan menjadi pendekatan strategis dalam menciptakan masyarakat yang adaptif dan berdaya saing.
Secara konseptual, pendekatan ini mencerminkan paradigma pembangunan inklusif, di mana partisipasi perempuan tidak hanya dipandang sebagai pelengkap, tetapi sebagai elemen kunci dalam mencapai keseimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Melalui lomba video reels ini, TP PKK Kotamobagu berharap lahir figur-figur “Kartini masa kini” yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kesadaran kritis terhadap isu-isu global yang berdampak langsung pada kehidupan lokal.
Masyarakat pun diundang untuk berpartisipasi aktif dengan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Dengan keterlibatan luas, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi katalis dalam membangun kesadaran kolektif menuju lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan di Kota Kotamobagu.(Adv/Yusuf)