Sosial Media
0
News

    Home KOTAMOBAGU POLITIK

    RVM Resmi Bergabung ke Gerindra, Peta Politik Kotamobagu Mulai Menghangat

    1 min read


    PESANKU.CO.ID,KOTAMOBAGU — Bergabungnya Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat, ke Partai Gerindra mulai memunculkan dinamika dan spekulasi politik di Kota Kotamobagu maupun wilayah Bolaang Mongondow Raya.

    Kepastian bergabungnya RVM ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra yang diserahkan langsung Ketua Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam agenda konsolidasi partai.

    Langkah politik tersebut dinilai bukan sekadar perpindahan partai biasa, melainkan bagian dari strategi besar Gerindra dalam memperkuat basis politik di Sulawesi Utara, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya.

    Salah satu simpatisan RVM menilai kehadiran Rendy Mangkat akan menjadi energi baru bagi Gerindra di Kotamobagu. Menurutnya, figur RVM memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat serta basis dukungan akar rumput yang cukup besar.

    “Masuknya Pak Rendy ke Gerindra menunjukkan bahwa beliau ingin mengambil peran lebih besar dalam pembangunan politik daerah. Ini tentu menjadi energi baru bagi Gerindra di Kotamobagu,” ujarnya.

    Ia juga menilai kekuatan sosial dan popularitas RVM dapat memperkuat konsolidasi politik Gerindra menghadapi agenda-agenda politik mendatang.

    “Pak Rendy dikenal dekat dengan masyarakat. Dukungan akar rumput itu yang menjadi modal besar untuk membangun konsolidasi politik ke depan,” tambahnya.

    Di tingkat provinsi, Partai Gerindra saat ini memang tengah memperkuat struktur internal melalui berbagai agenda konsolidasi kader. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerindra Sulut disebut menjadi momentum penting dalam merapatkan kekuatan partai di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus.

    Pengamat politik lokal menilai masuknya Rendy Mangkat berpotensi mempengaruhi konstelasi politik di Kotamobagu. Kehadiran figur kepala daerah di tubuh Gerindra dipandang sebagai langkah strategis dalam membangun kekuatan politik jangka panjang di Sulawesi Utara.

    Selain memperkuat posisi partai di tingkat lokal, langkah tersebut juga dinilai dapat membuka peluang terbentuknya poros politik baru menjelang agenda politik berikutnya di Bolaang Mongondow Raya.(Yusuf)
    Komentar
    Additional JS