Kelas Belajar Petani Kakao Perdana Digelar di Kotamobagu Utara, Tingkatkan Keterampilan Sambung Pucuk
1 min read
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman kakao terus dilakukan di Kota Kotamobagu. Salah satunya melalui pelaksanaan Kelas Belajar Petani Kakao Kotamobagu Utara yang untuk pertama kalinya digelar di Rumah Pembibitan Bintang Utara, Kelurahan Upai, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini diikuti puluhan petani kakao dari Kecamatan Kotamobagu Utara dengan fokus pembelajaran pada teknik sambung pucuk, salah satu metode budidaya yang dinilai efektif dalam meremajakan tanaman serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen kakao.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Melalui metode tersebut, para petani dibimbing untuk memahami tahapan sambung pucuk yang benar sehingga dapat diterapkan secara mandiri pada tanaman kakao yang mereka kelola.
Pelaksanaan kelas belajar mendapat pendampingan dari Sekretaris Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Kotamobagu, Darwis, bersama Penyuluh Pertanian Kecamatan Kotamobagu Utara. Kehadiran para pendamping diharapkan mampu menambah wawasan teknis sekaligus memotivasi petani untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan budidaya kakao.
Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah bertukar pengalaman dan pengetahuan antarpetani. Diskusi yang terjalin diharapkan mampu melahirkan berbagai solusi terhadap tantangan budidaya kakao sekaligus memperkuat jejaring petani di wilayah Kotamobagu Utara.
Penyelenggara berharap Kelas Belajar Petani Kakao dapat menjadi program berkelanjutan yang mampu mencetak petani kakao yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kota Kotamobagu.
Pelaksanaan perdana kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari para peserta dan pihak pendamping sebagai langkah positif dalam mendorong pengembangan komoditas kakao yang menjadi salah satu sektor pertanian potensial di Kota Kotamobagu.(Yusuf)