Pemkab Asahan Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Kerahkan 654 Petugas Sasar 321.757 Unit Usaha dan Rumah Tangga
1 min read
PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan resmi menggelar Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (15/6/2026). Sebanyak 654 petugas terlatih siap diterjunkan ke lapangan untuk menjangkau 321.757 unit yang meliputi rumah tangga dan unit usaha di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.
Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki tujuan utama menyediakan data dasar dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir. Sensus ini juga dirancang untuk memetakan potensi serta struktur usaha di seluruh wilayah Kabupaten Asahan, menjadi landasan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang kuat, inklusif, dan berdaya saing.
"Untuk mendukung pelaksanaan tugas ini, BPS Kabupaten Asahan telah menyiapkan sebanyak 654 petugas yang telah mengikuti pelatihan secara intensif pada periode 1–13 Juni 2026," ucapnya.
Rahmat merinci komposisi petugas tersebut terdiri dari 567 Petugas Pencacah Lapangan (PPL) dan 83 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) untuk pendataan umum, serta 4 petugas khusus untuk usaha besar yang terdiri dari 3 PPL dan 1 PML. Pendataan lapangan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa data hasil Sensus Ekonomi sangat krusial sebagai dasar penyusunan arah dan program pengembangan perekonomian daerah. Informasi yang akurat dinilai akan membantu pemerintah merumuskan langkah strategis guna menekan angka kemiskinan dan pengangguran dengan memaksimalkan potensi dunia usaha yang ada.
"Kepada para petugas, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Saya minta para camat menyampaikan kepada kepala desa dan kepala dusun untuk mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendataan di lapangan," harapnya.(RK)