Kecamatan Kotamobagu Barat Ajak Seluruh Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
1 min read
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kecamatan Kotamobagu Barat menyerukan gerakan kolaborasi untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, dengan mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pelaku usaha daring, agar tercatat dalam pendataan. Kecamatan Kotamobagu Barat dinilai memiliki peran penting dalam perekonomian daerah karena menjadi pusat perdagangan, jasa, UMKM, pertokoan, kuliner, ekonomi kreatif, hingga bisnis digital di Kotamobagu.
Plt. Camat Kotamobagu Barat Sahaya S. Mokoginta menegaskan bahwa akurasi pendataan di wilayahnya akan menentukan ketepatan potret ekonomi Kotamobagu secara keseluruhan, sehingga kebijakan pemerintah ke depan dapat lebih tepat sasaran. "Sensus Ekonomi merupakan investasi data untuk masa depan pembangunan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran," tegas Sahaya, Sabtu (18/07/2026).
Sensus Ekonomi 2026 menyasar seluruh kegiatan usaha di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah, usaha besar, pedagang kaki lima, industri rumahan, toko daring, koperasi, hingga perusahaan dan jasa profesional. Petugas Badan Pusat Statistik (BPS) akan mendatangi langsung rumah dan tempat usaha warga secara door to door, dan masyarakat diminta menerima petugas dengan baik serta memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur.
Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menggambarkan struktur ekonomi secara detail, termasuk persebaran usaha, kontribusi setiap sektor, skala usaha, jumlah tenaga kerja, hingga penggunaan teknologi digital. Data tersebut diharapkan menjadi dasar pengembangan UMKM dan penciptaan lapangan kerja, mendorong peningkatan investasi daerah, mendukung pembangunan infrastruktur kawasan ekonomi, memperkuat ekonomi digital, perdagangan dan jasa, serta menjadi acuan program pemberdayaan masyarakat yang sesuai kebutuhan.
Sahaya menambahkan bahwa gerakan ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat yang mendorong penyelenggaraan pemerintahan berbasis data yang valid dan berkualitas.
Untuk itu, Sahaya menginstruksikan seluruh lurah, perangkat kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk turut mengawal petugas BPS di lapangan. "Mari kita bersama-sama membantu mensukseskan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak ada satu pun pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan," ajaknya.
Ia juga mengimbau warga untuk menyiapkan informasi dasar usahanya sejak dini dan memastikan bahwa seluruh data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya. "Seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai peraturan perundang-undangan," tutup Sahaya.(*)