Sosial Media
0
News

    Home KOTAMOBAGU

    Kotamobagu Sukses Uji Coba Siskeudes Transaksi Non Tunai, Jadi Daerah Pertama di Sulawesi Utara

    1 min read


    PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang bekerja sama dengan Bank SulutGo (BSG) berhasil melaksanakan uji coba (pilot project) implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Transaksi Non Tunai (TNT) di Desa Pontodon Timur dan Desa Bungko.

    Kepala DPMD Kota Kotamobagu Chelsia Paputungan, S.T., M.E., mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan dukungan penuh Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., yang sejak awal mendorong DPMD Kota Kotamobagu untuk segera menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait implementasi transaksi non tunai di desa.

    "Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota juga meminta kami terus memperkuat koordinasi dengan Bank SulutGo sebagai mitra perbankan sehingga implementasi sistem dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan," ujar Chelsia.

    Pelaksanaan pilot project tersebut menandai keberhasilan kedua desa dalam melakukan transaksi pemindahbukuan melalui aplikasi Siskeudes Transaksi Non Tunai yang telah terintegrasi dengan sistem Cash Management System (CMS) milik Bank SulutGo. Keberhasilan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung transformasi digital pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.

    "Keberhasilan ini menjadi capaian yang membanggakan bagi Kota Kotamobagu. Selain menjadi daerah pertama di Provinsi Sulawesi Utara yang berhasil mengimplementasikan Siskeudes Transaksi Non Tunai, Kota Kotamobagu juga tercatat sebagai daerah kedua di Pulau Sulawesi yang sukses menerapkan sistem ini," lanjut Chelsia.

    Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan menjadi akhir, melainkan langkah awal untuk memperluas implementasi ke seluruh desa di Kota Kotamobagu. Chelsia berharap seluruh pemerintah desa dapat mempersiapkan diri dengan baik agar penerapan transaksi non tunai dapat berjalan optimal, mengingat sistem ini akan semakin memperkuat transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta keamanan dalam pengelolaan keuangan desa, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    "Dengan keberhasilan uji coba ini, diharapkan implementasi Siskeudes Transaksi Non Tunai dapat segera diperluas ke seluruh desa di Kota Kotamobagu. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa yang semakin transparan, akuntabel, modern, serta meminimalkan risiko transaksi tunai," ujar Chelsia.

    Ke depan, Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah desa dalam proses implementasi secara menyeluruh, sehingga transformasi digital pengelolaan keuangan desa dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan desa serta pelayanan kepada masyarakat.
    Komentar
    Additional JS