Bupati Asahan Apresiasi Siswi Terpilih Ikuti Indonesia Student Leadership Training
2 min read
PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Asahan di tingkat nasional. Ketua OSIS SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, Grace Natalie Sagala, terpilih mengikuti Indonesia Student Leadership Training (ISLT), program pelatihan kepemimpinan yang diikuti 100 Ketua OSIS/MPK terbaik dari seluruh Indonesia.
Atas capaian tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Yayasan SMA Swasta Panti Budaya Kisaran di Rumah Dinas Bupati Asahan, Jumat (7/8/2026).
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, pendamping, wali kelas, orang tua Grace Natalie Sagala, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan.
Dalam audiensi itu, Grace menceritakan proses yang dilaluinya hingga berhasil terpilih mengikuti program kepemimpinan nasional tersebut.
Ia mengungkapkan, proses seleksi dilakukan melalui sejumlah tahapan, di antaranya penulisan esai, pembuatan video vlog, hingga tes akademik. Setelah melewati seluruh tahapan tersebut, Grace dinyatakan lolos dan berkesempatan mengikuti ISLT yang dijadwalkan berlangsung pada 11–18 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut akan digelar di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat, yakni Kota Padang, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam.
Grace menjelaskan, Indonesia Student Leadership Training merupakan program yang berfokus pada pembentukan pemimpin muda yang kooperatif dan berkarakter, memiliki empati sosial, semangat gotong royong, serta menerapkan kepemimpinan partisipatif.
Program tersebut juga memanfaatkan ekosistem digital sebagai media pembelajaran berkelanjutan bagi pelajar Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara daring oleh pihak penyelenggara.
Menurutnya, keberhasilan Grace menjadi bukti bahwa pelajar Kabupaten Asahan memiliki kemampuan dan kompetensi yang mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, kemampuan, dan kompetensi yang dimiliki sehingga mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Grace Natalie Sagala. Ia menilai kesempatan mengikuti pelatihan kepemimpinan tingkat nasional merupakan pengalaman berharga bagi generasi muda.
Menurut Bupati, pengalaman tersebut tidak hanya dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan intelektual, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.
“Jadikan kesempatan ini untuk menambah ilmu, pengalaman, serta membangun jaringan dengan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia,” pesan Taufik.
Ia juga meminta Grace menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, jangan pernah ragu untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Harumkan nama sekolah, Kabupaten Asahan, dan Provinsi Sumatera Utara,” katanya.
Bupati juga mengingatkan Grace agar terus mengejar cita-cita setinggi mungkin tanpa melupakan peran dan dukungan keluarga.
“Raihlah cita-cita setinggi mungkin, namun jangan pernah melupakan jasa serta doa orang tua yang selalu mendukung setiap langkah keberhasilan,” pesan Bupati.
Di akhir audiensi, pihak Yayasan SMA Swasta Panti Budaya Kisaran bersama orang tua Grace menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan atas perhatian, doa, dan dukungan yang diberikan.
Mereka berharap keikutsertaan Grace dalam Indonesia Student Leadership Training dapat menjadi bekal berharga untuk membentuk dirinya sebagai generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, bangsa, dan negara.(Rk)