Sosial Media
0
News

    Home ADVETORIAL

    Bupati Asahan Pimpin Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme

    2 min read


    PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Semangat nasionalisme kembali dikobarkan di Kabupaten Asahan. Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memimpin Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Kegiatan berlangsung di Jalan Madong Lubis, tepat di depan SMP Negeri 1 Kisaran, Kamis (6/8/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kepala Kejaksaan Negeri Asahan, Kapolres Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, Staf Ahli Bupati, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran, Ketua DWP Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.

    Gerakan tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat Asahan menunjukkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui pengibaran Sang Saka Merah Putih di lingkungan masing-masing.

    Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, M. Azmy Ismail, AP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.1.1/5191/SJ tanggal 10 Juli 2026 tentang Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026.

    Menurut Azmy, gerakan tersebut bertujuan menggugah rasa cinta tanah air, meningkatkan semangat nasionalisme, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah masyarakat.

    “Hingga hari ini telah terkumpul sebanyak 4.905 bendera Merah Putih untuk dipasang dan dikibarkan di rumah-rumah penduduk serta 2.325 bendera untuk dipasang pada kendaraan masyarakat,” ujar Azmy.

    Ia menjelaskan, seluruh bendera tersebut akan didistribusikan kepada tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat melalui para camat untuk kemudian dibagikan di masing-masing kecamatan.

    “Semoga gerakan ini menjadi pemantik semangat kita untuk terus bergotong royong demi kemajuan daerah kita,” katanya.

    Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat nasionalisme masyarakat.

    Ia menyebut Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia telah menginstruksikan pelaksanaan gerakan tersebut secara masif di seluruh Indonesia.

    “Kabupaten Asahan hari ini menegaskan komitmennya untuk menyukseskan gerakan ini. Bendera Merah Putih adalah identitas bangsa, simbol kedaulatan, sekaligus pemersatu seluruh rakyat Indonesia,” tegas Taufik.

    Bupati kemudian menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga desa, untuk aktif memastikan pengibaran Bendera Merah Putih di rumah warga, kantor pemerintahan, kantor swasta, maupun berbagai fasilitas di pelosok Kabupaten Asahan selama bulan kemerdekaan.

    “Mari kita bagikan bendera ini kepada masyarakat dan mengajak seluruh warga merayakan kemerdekaan dengan penuh rasa bangga. Jangan sampai ada sejengkal tanah pun di Kabupaten Asahan yang melewatkan momen penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih,” ujarnya.

    Menurut Taufik, pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Gerakan tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat kebangsaan masyarakat, memperkuat persatuan, serta mendorong semangat gotong royong dalam membangun daerah.

    Semangat tersebut, kata dia, sejalan dengan upaya mewujudkan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan.

    Pada kesempatan itu, Bupati Asahan bersama Wakil Bupati Asahan dan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan menyerahkan Bendera Merah Putih secara simbolis kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan defile Pawai Kebangsaan oleh Bupati Asahan. Pawai tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari drumband, Paskibraka, perwakilan etnis, pelajar dengan pakaian adat dari berbagai daerah, organisasi kepemudaan (OKP), hingga partai politik.

    Kegiatan ditutup dengan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Madong Lubis.

    Gerakan tersebut menjadi pesan kuat bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya dikenang melalui upacara dan perayaan, tetapi juga diwujudkan melalui penghormatan terhadap Merah Putih, persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Indonesia.(Rk)
    Komentar
    Additional JS