Sosial Media
0
News

    Home KOTAMOBAGU

    Posting Cantika Diluncurkan, Terobosan Baru Kotamobagu Percepat Penurunan Stunting

    2 min read


    PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota Kotamobagu terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai inovasi di bidang kesehatan.

    Terbaru, inovasi Posting Cantika atau Posyandu Cegah Stunting untuk Calon Pengantin, Remaja, Ibu dan Anak resmi diluncurkan di Balai Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (31/8/2026).

    Peluncuran inovasi tersebut dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, bersama jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, kader Posyandu serta masyarakat.

    Camat Kotamobagu Utara, Kusnadi Pobela, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu dalam peluncuran inovasi tersebut.

    Menurutnya, dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kotamobagu Utara.

    “Kehadiran Ibu Ketua menjadi dorongan energi positif bagi kami. Di Kecamatan Kotamobagu Utara, kita harus bekerja keras bersama seluruh instansi teknis untuk menekan angka stunting,” ujar Kusnadi.

    Ia berharap upaya tersebut mampu mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

    “Kita ingin anak-anak kita pada Indonesia Emas 2045 mendatang betul-betul menjadi generasi emas yang siap memimpin pembangunan daerah, bukan generasi yang tertinggal,” lanjutnya.

    Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rindah Gaib Mokoginta, memberikan apresiasi kepada jajaran UPTD Puskesmas Upai yang telah melahirkan inovasi Posting Cantika.

    Menurut Rindah, pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin dan tidak hanya berfokus pada anak setelah lahir.

    “Pencegahan stunting harus menjadi sebuah proses yang dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan sejak masa remaja, persiapan pernikahan, kehamilan, masa bayi, balita, hingga anak usia prasekolah,” jelasnya.

    Ia mengatakan, pendekatan tersebut penting karena pencegahan stunting membutuhkan intervensi sejak sebelum pasangan memasuki masa pernikahan hingga periode tumbuh kembang anak.

    Melalui Posting Cantika, layanan Posyandu diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemantauan serta deteksi dini terhadap risiko tumbuh kembang anak.

    Rindah juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam pencegahan stunting. Menurutnya, keluarga merupakan benteng utama dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan kesehatan dan gizi anak.

    Dukungan kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan juga dinilai menjadi bagian penting agar inovasi tersebut dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

    Pemerintah Kota Kotamobagu bersama TP-PKK dan Dinas Kesehatan berharap kehadiran Posting Cantika dapat membuat upaya pencegahan stunting di Kecamatan Kotamobagu Utara semakin terarah, terpadu dan berkesinambungan.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu dr. Wahdania Mantang, M.Kes., Kepala Dinas PMD Chelsi Paputungan, S.T., M.E., Kabid P2Kesmas Sulastri Mokoginta, Kepala UPTD Puskesmas Upai Dien Hastuti Laoh, para Sangadi dan lurah se-Kecamatan Kotamobagu Utara, Ketua TP-PKK desa/kelurahan, kader Posyandu, petugas kesehatan serta awak media.(*)
    Komentar
    Additional JS