Sosial Media
0
News

    Home ADVERTIORIAL

    PRSU ke-50 Resmi Ditutup, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp50 Miliar

    2 min read



    PESANKU.CO.ID, MEDAN – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi ditutup Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, di kawasan PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Minggu (2/8/2026).

    Perhelatan yang telah menjadi salah satu agenda besar masyarakat Sumatera Utara tersebut mencatat dampak ekonomi yang cukup signifikan. Selama pelaksanaan PRSU ke-50, perputaran uang diperkirakan mencapai Rp50 miliar, memberikan kontribusi terhadap aktivitas pelaku usaha, UMKM, sektor pariwisata, hingga ekonomi masyarakat.

    Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengatakan capaian tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan PRSU yang telah memasuki usia 50 tahun.

    Menurutnya, keberadaan PRSU harus terus dikembangkan agar tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah.

    “Setiap daerah punya potensi masing-masing dan Pemprov Sumut akan terus mendorong untuk lebih berkembang dengan memperkuat iklim investasi, daya saing daerah dan layanan publik yang baik,” kata Surya.

    Ia berharap kolaborasi yang terbangun dalam pelaksanaan PRSU dapat menjadi modal untuk memperluas peluang investasi sekaligus mendorong pertumbuhan berbagai sektor strategis di Sumatera Utara.

    “Semoga kolaborasi di PRSU ini menjadi energi untuk lebih banyak menarik investasi, meningkatkan UMKM kita, pariwisata dan sektor-sektor lainnya,” ujarnya.

    Surya juga mengingatkan agar PRSU tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, momentum 50 tahun harus menjadi titik evaluasi sekaligus pijakan untuk menghadirkan PRSU yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat ekonomi lebih besar.

    Sementara itu, Direktur Utama PT PRSU, Ferry Indra, mengungkapkan bahwa PRSU 2026 mencatat total kunjungan sebanyak 161.309 orang.

    Ia mengatakan penyelenggaraan PRSU tahun ini diarahkan pada proses transformasi, tidak hanya mengejar jumlah pengunjung, tetapi juga meningkatkan kualitas penyelenggaraan.

    “Belum memenuhi target yang diharapkan, tetapi kita tidak hanya memandang kuantitas, tetapi juga kualitas, kualitas keamanan, kenyamanan, tata kelola, dan ini merupakan proses transformasi PRSU ke arah yang lebih baik lagi,” kata Ferry.

    PRSU ke-50 juga diramaikan dengan berbagai kegiatan dan kompetisi, mulai dari dance kontemporer, menyanyi, senam kreasi, hingga pemilihan stand terbaik.

    Sebanyak sekitar 3.000 pengisi acara terlibat dalam rangkaian kegiatan PRSU 2026. Menariknya, sekitar 75 persen di antaranya merupakan penampil yang berasal dari masyarakat lokal Sumatera Utara.

    Keterlibatan masyarakat lokal tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya menjadikan PRSU sebagai ruang promosi potensi daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku seni, UMKM dan masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung.

    Dengan berakhirnya PRSU ke-50, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap momentum tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah, terutama melalui peningkatan investasi, pengembangan UMKM, pariwisata serta promosi potensi unggulan kabupaten/kota di Sumatera Utara.

    Penutupan PRSU 2026 turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, konsul dan konsulat jenderal negara sahabat, para bupati/wali kota se-Sumatera Utara, perwakilan BUMN dan BUMD, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

    (RK)

    Komentar
    Additional JS