Sosial Media
0
News

    Home Tidak Ada Kategori

    Wakil Bupati Asahan Dukung Penanaman Jagung Ketahanan Pangan di Lahan Eks HGU PT BSP

    2 min read


    PESANKU.CO.ID, ASAHAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif terus dilakukan. Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Ketahanan Pangan (Ketapang) yang digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku di lahan Air Joman, Kabupaten Asahan, Rabu (5/8/2026).

    Lahan yang digunakan merupakan eks HGU PT BSP. Selain dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan, lahan tersebut dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan Lapas Minimum Security Asahan.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md., S.H., M.Si., Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku beserta jajaran, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan serta sejumlah tamu undangan.

    Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, menjelaskan bahwa sebelum pembangunan Lapas Minimum Security Asahan dimulai, lahan tersebut akan dioptimalkan untuk kegiatan produktif melalui penanaman jagung.

    Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan lahan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan bagi warga binaan yang telah memenuhi asesmen dan akan segera kembali ke tengah masyarakat.

    “Melalui program ini, warga binaan yang telah memenuhi asesmen dan akan segera bebas akan diberikan edukasi serta keterampilan bercocok tanam. Dengan demikian, mereka memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pemanfaatan lahan secara produktif diharapkan memberikan manfaat sebelum kawasan tersebut nantinya digunakan untuk pembangunan Lapas Minimum Security Asahan.

    “Kami ingin lahan ini benar-benar hidup dan memberikan manfaat sebelum pembangunan Lapas Minimum Security Asahan dilaksanakan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap program penanaman jagung yang dilaksanakan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.

    Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki manfaat ganda. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga memberikan keterampilan kepada warga binaan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan setelah bebas.

    Rianto menyebut penanaman jagung tersebut merupakan periode kedua. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di lahan seluas 5,5 hektare dengan hasil yang cukup memuaskan.

    “Kami mendukung dan mensuport penuh kegiatan ini. Program ini sangat baik karena selain mendukung ketahanan pangan, juga memberikan edukasi kepada warga binaan yang telah memenuhi asesmen sehingga saat mereka bebas, khususnya warga Asahan, mereka memiliki keterampilan bercocok tanam yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup,” ujar Rianto.

    Ia berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan selama mengikuti program tersebut dapat menjadi modal untuk memulai kehidupan baru setelah kembali ke masyarakat.

    Menurut Rianto, pembinaan berbasis keterampilan produktif penting dilakukan agar warga binaan memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan secara mandiri sekaligus mendorong mereka untuk tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

    “Harapan kita, keterampilan yang diperoleh ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk memulai kehidupan baru dan menjadi lebih produktif ketika kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit jagung secara simbolis oleh Wakil Bupati Asahan bersama Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku dan sejumlah tamu undangan.

    Program tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Asahan dan jajaran pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan.(Rk)
    Komentar
    Additional JS