Sosial Media
0
News

    Home ADVETORIAL

    Belacan Khas Asahan Ditargetkan Ekspor Perdana ke Thailand Oktober 2026

    1 min read


    PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Produk belacan khas Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, ditargetkan menembus pasar Thailand melalui rencana ekspor perdana pada Oktober 2026.

    Rencana tersebut disampaikan Kepala Stasiun Pengawasan dan Pengujian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Tanjung Balai Asahan, Aan Fibro Widodo, saat melakukan kunjungan kerja ke Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (3/9/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Aan menyampaikan rencana kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk melakukan pembinaan terhadap UMKM lokal yang memproduksi belacan khas daerah.

    “Kami berwacana untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membina salah satu UMKM asli Asahan, yakni produk belacan. Rencananya, produk ini akan diekspor ke Thailand pada bulan Oktober 2026. Ini merupakan ekspor perdana dan akan membawa nama Asahan di kancah internasional,” ujar Aan.

    Menurut Aan, pengembangan produk belacan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga membuka peluang pemasaran ke pasar internasional.

    Ia berharap belacan khas Asahan dapat berkembang menjadi salah satu produk unggulan daerah. Stasiun PPMHKP Tanjung Balai Asahan juga berkomitmen memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada pelaku UMKM setelah pelaksanaan ekspor perdana.

    Rencana tersebut mendapat respons positif dari Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si.

    Bupati menyatakan Pemerintah Kabupaten Asahan mendukung rencana pengembangan dan pemasaran produk UMKM lokal tersebut. Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait membantu dan memfasilitasi kebutuhan program agar dapat berjalan dengan baik.

    “Kami mendukung sepenuhnya program ini. Saya meminta kepada OPD terkait untuk dapat membantu dan memfasilitasi program tersebut. Dengan adanya inisiatif ini, kita dapat memasarkan produk UMKM asli Asahan hingga ke luar negeri,” kata Taufik.

    Dalam pertemuan itu, Bupati juga mengapresiasi peran Stasiun PPMHKP Tanjung Balai Asahan dalam mendorong promosi produk lokal.

    Menurutnya, pengembangan pasar produk UMKM hingga ke luar negeri diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Terima kasih kepada PPMHKP yang telah berkenan memasarkan produk asli Asahan. Melalui program ini, penghasilan masyarakat Asahan akan bertambah. Mari bersama-sama bantu kami dalam mengembangkan UMKM Asahan agar semakin maju dan dikenal luas,” ujarnya.

    Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Asahan, sejumlah OPD terkait, serta tamu undangan lainnya.

    Rencana ekspor belacan ke Thailand selanjutnya masih membutuhkan kesiapan dari sisi produksi, mutu, pemenuhan persyaratan ekspor, serta kelancaran koordinasi antara pelaku UMKM dan instansi terkait.

    Jika terealisasi, ekspor perdana tersebut akan menjadi salah satu langkah memperluas pasar produk olahan hasil perikanan asal Asahan ke tingkat internasional.(RK)
    Komentar
    Additional JS