Bupati Asahan Buka LK II Nasional HMI Kisaran-Asahan, Soroti Kepemimpinan Kader di Era AI
1 min read
PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional HMI Cabang Kisaran-Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kepemimpinan Intelektual Kader HMI di Era Artificial Intelligence (AI): Integrasi Keislaman dan Teknologi dalam Menjawab Tantangan Masa Depan.”
Sebanyak 53 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari HMI Cabang Medan, HMI Cabang Kisaran-Asahan, HMI Cabang Binjai serta HMI Cabang Siantar-Simalungun.
Dalam sambutannya, Taufik mengatakan Intermediate Training bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi menjadi ruang bagi kader HMI untuk memperdalam wawasan intelektual dan memperkuat kapasitas kepemimpinan.
Menurutnya, LK II juga dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan analisis sosial serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada umat dan bangsa.
“Melalui LK II ini, saya berharap lahir kader-kader HMI yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, karakter kepemimpinan yang kuat serta kepekaan sosial yang tinggi,” ujar Taufik.
Dorong Kader Berkontribusi
Taufik berharap kader HMI dapat mengambil peran dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia juga menyebut organisasi kemahasiswaan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.
“Pemerintah Kabupaten Asahan senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kepada para peserta, Taufik berpesan agar kesempatan mengikuti LK II tingkat nasional dimanfaatkan untuk memperluas pengetahuan, membangun jaringan serta meningkatkan kapasitas diri.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mengatakan peserta LK II perlu memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
“Jadikan LK II ini sebagai ruang untuk bertukar pikiran, memperkaya wawasan dan memperkuat persaudaraan. Kader HMI harus mampu memberikan gagasan dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Batubara Ingatkan Implementasi Ilmu
Pada kesempatan yang sama, Bupati Batubara Baharuddin Siagian memberikan sambutan sekaligus pemaparan kepada peserta LK II.
Baharuddin menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan HMI sebagai organisasi kemahasiswaan yang telah menjadi ruang pembinaan kader.
“Kita senang dan bangga melihat HMI saat ini. HMI merupakan tempat berkumpulnya kader-kader bangsa yang memiliki keilmuan dan pemahaman Islam yang baik,” ungkapnya.
Ia berpesan agar peserta tidak hanya mengejar kemampuan akademik dan intelektual selama mengikuti LK II, tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan bermasyarakat.(RK)