Sosial Media
0
News

    Home KOTAMOBAGU

    Pemkot Kotamobagu Imbau Warga Poopo-Upai Tahan Diri, Jangan Terprovokasi

    1 min read


    PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengimbau masyarakat Desa Poopo, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), dan Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, untuk tetap tenang serta menahan diri menyikapi perkembangan situasi dalam beberapa waktu terakhir.

    Pemkot Kotamobagu meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga keamanan, ketenteraman, serta hubungan baik antarmasyarakat.

    Wali Kota Kotamobagu melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan Pemerintah Kabupaten Bolmong dalam menyikapi situasi tersebut.

    Sahaya meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri maupun melakukan aksi balasan terhadap pihak lain.

    «“Kami mengajak masyarakat di Desa Popo dan Kelurahan Upai untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak manapun. Peristiwa yang terjadi tadi malam tentu kita harapkan tidak terulang kembali. Jangan mengambil tindakan sendiri dan mari kita percayakan penanganannya kepada pemerintah dan aparat keamanan,” ujar Sahaya.»

    Warga Diminta Bijak Bermedia Sosial

    Menurut Sahaya, Pemkot Kotamobagu bersama pihak keamanan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi keamanan dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga.

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan media sosial. Informasi yang belum terverifikasi, termasuk foto maupun video yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, diminta tidak disebarluaskan.

    «“Kita harus bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru memperkeruh suasana atau memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat,” pesannya.»

    Imbauan tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah dan aparat menjaga situasi tetap kondusif setelah terjadi ketegangan antara warga Poopo dan Upai. Aparat keamanan sebelumnya juga melakukan pengamanan di wilayah perbatasan Upai–Sia untuk mencegah gangguan keamanan meluas.

    Serahkan Proses Hukum kepada Aparat

    Sahaya juga meminta masyarakat menyerahkan setiap dugaan pelanggaran hukum kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

    Menurutnya, tindakan main hakim sendiri maupun upaya pembalasan justru berpotensi memperbesar persoalan dan mengganggu keamanan lingkungan.

    Pemerintah daerah sebelumnya telah memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak terkait di Balai Desa Sia. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah dan unsur keamanan mendorong penyelesaian melalui dialog serta menekankan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan.

    Pemkot Kotamobagu juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta para orang tua untuk ikut menyampaikan pesan yang menyejukkan dan membantu menjaga suasana tetap kondusif.(FK)
    Komentar
    Additional JS