Seleksi Terbuka JPT Pratama Kotamobagu Dimulai, Lima Peserta Berebut Dua Jabatan Strategis
1 min read
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Sebanyak lima peserta mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan dua jabatan strategis di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Seleksi tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, Kamis (10/9/2026).
Dua jabatan yang dilelang melalui seleksi terbuka tersebut yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu dan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Kotamobagu.
Dalam sambutannya, Sofyan mengatakan seleksi terbuka merupakan mekanisme yang lazim dilakukan dalam organisasi pemerintahan, baik untuk memenuhi kebutuhan pengisian jabatan maupun sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Namun, menurutnya, JPT Pratama memiliki posisi yang strategis. Pejabat yang nantinya terpilih tidak hanya dituntut memahami tugas pokok dan fungsi organisasi, tetapi juga harus mampu menerjemahkan arah kebijakan kepala daerah ke dalam program kerja yang konkret.
«“Tahapan seleksi terbuka merupakan proses yang biasa dilakukan dalam organisasi pemerintahan, baik untuk pengisian jabatan maupun sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama adalah jabatan yang sangat strategis. Karena itu, pejabat yang menduduki jabatan tersebut tidak hanya dituntut untuk memahami fungsi dan tugasnya, tetapi juga mampu menerjemahkan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD,” ujar Sofyan.»
Ia menjelaskan, visi dan misi kepala daerah yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menjadi arah pembangunan yang harus diwujudkan selama masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu.
Dalam dokumen tersebut, terdapat sejumlah target pembangunan yang telah ditetapkan. Karena itu, setiap pejabat yang nantinya menduduki jabatan pimpinan tinggi dituntut mampu menerjemahkan target tersebut ke dalam program dan kegiatan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Sofyan menegaskan, keberhasilan pelaksanaan RPJMD tidak hanya bergantung pada kebijakan kepala daerah, tetapi juga pada kemampuan perangkat daerah dalam menjalankan program yang telah ditetapkan.
«“Visi dan misi ini adalah janji Wali Kota Kotamobagu dan Wakil Wali Kota Kotamobagu kepada masyarakat yang dituangkan dalam RPJMD. Ada target-target yang telah ditetapkan, di mana pada akhir periode RPJMD Kota Kotamobagu, kondisi Kota Kotamobagu harus sudah sesuai dengan target dan arah pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD,” jelasnya.»
Karena itu, proses seleksi JPT Pratama diharapkan dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kapasitas sesuai kebutuhan organisasi sekaligus mampu menjalankan kebijakan pembangunan daerah secara terukur dan bertanggung jawab.
Dua posisi yang diperebutkan dalam seleksi ini juga memiliki peran penting dalam mendukung agenda pembangunan Kota Kotamobagu, khususnya pada sektor lingkungan hidup serta perencanaan dan pengembangan daerah.(FK)