Wali Kota Kotamobagu Tekankan Peran Keluarga Cegah Kekerasan terhadap Anak
2 min read
PESANKU.CO.ID, KOTAMOBAGU — Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih bagi anak.
Menurut Weny, rumah harus menjadi tempat pertama yang membuat anak merasa terlindungi sekaligus menjadi ruang yang aman bagi mereka untuk terbuka dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
Pesan tersebut disampaikan Weny saat membuka secara resmi Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dengan tema “Dampak Pola Asuh terhadap Psikologi dan Karakter Anak” di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kelurahan Gogagoman, Selasa (1/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Ny. Rindah Gaib Mokoginta.
Weny menilai pola komunikasi dalam keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter dan kondisi psikologis anak.
Karena itu, orang tua tidak hanya dituntut memenuhi kebutuhan anak secara materi, tetapi juga harus mampu menjadi pendengar yang baik. Anak perlu diberikan kesempatan untuk mengungkapkan perasaan, kekhawatiran, maupun persoalan yang sedang mereka hadapi.
“Mari kita lebih banyak mendengar ketika anak berbicara. Mari kita memberikan ruang bagi mereka untuk menyampaikan perasaan dan persoalan yang sedang mereka hadapi. Jangan sampai anak merasa lebih nyaman untuk menceritakan masalahnya kepada orang lain karena merasa tidak mendapatkan tempat di keluarga sendiri,” ujar Weny.
Menurutnya, keterbukaan dalam keluarga dapat membantu orang tua mengetahui lebih dini berbagai persoalan yang sedang dialami anak.
Dengan komunikasi yang sehat, potensi terjadinya kekerasan maupun gangguan psikologis akibat pola pengasuhan yang keliru dapat diminimalkan.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta jajaran TP PKK Kota Kotamobagu yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Kotamobagu, saya menyampaikan apresiasi yang tinggi disertai ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengurus PKK Kota Kotamobagu yang telah melaksanakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak,” katanya.
Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut memiliki sejumlah sasaran penting.Pertama, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola pengasuhan yang tepat tanpa menggunakan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.
Kedua, mendorong terciptanya lingkungan keluarga yang aman, harmonis, dan menjunjung tinggi rasa saling menghargai.
Ketiga, mencegah munculnya gangguan psikologis pada anak yang dapat dipicu oleh pola asuh yang tidak tepat.
Weny menegaskan, upaya mencegah kekerasan terhadap anak membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama. Keluarga menjadi lingkungan pertama yang menentukan bagaimana anak merasa aman, dihargai, didengar, dan tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara mental maupun karakter.(FK)