Bupati Maros Wajibkan ASN Ikuti Pengajian Rutin, Tekankan Integritas dan Akhlak
2 min read
PESANKU.CO.ID, MAROS — Bupati Maros, Chaidir Syam, mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengikuti pengajian rutin bulanan sebagai upaya memperkuat karakter, integritas, dan mental spiritual aparatur.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Khair, Kompleks Kantor Bupati Maros, Rabu (21/10/2026), dengan menghadirkan pendakwah Abuya Arrasy Hasyim yang membawakan tausiyah bertema “ASN Berakhlak dengan Meneladani Kepemimpinan Umar bin Khattab”.
Chaidir Syam mengatakan, pengajian rutin menjadi sarana pembinaan rohani agar ASN tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan profesionalitas dalam bekerja, tetapi juga menjunjung tinggi nilai agama dan moral dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Pengajian ini menjadi sarana siraman rohani bagi ASN agar nilai-nilai agama dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat,” ujar mantan Ketua DPRD Maros tersebut.
Menurutnya, profesionalitas aparatur perlu berjalan seiring dengan akhlak yang baik. Keseimbangan tersebut penting untuk membentuk ASN yang bertanggung jawab dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menambahkan, pengajian juga menjadi ruang bagi pegawai untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus merefleksikan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Abuya Arrasy Hasyim mengingatkan ASN agar menjaga integritas dan tidak menjadikan jabatan maupun pencairan anggaran sebagai orientasi utama dalam bekerja.
Ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik di hadapan manusia maupun Tuhan.
“Ada atau tidak ada CCTV, Allah tetap tahu apa yang kita kerjakan,” tegasnya.
Abuya Arrasy juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarpegawai. Menurutnya, persoalan di lingkungan kerja seharusnya disikapi secara bijak tanpa saling menjatuhkan.
Selain itu, ia mengajak ASN agar menunjukkan kepedulian kepada masyarakat secara tulus, tanpa menjadikan bantuan kepada warga sebagai sarana pencitraan berlebihan.
“Kepedulian kepada warga yang mengalami kesulitan seharusnya dilakukan dengan tulus, tanpa harus dipamerkan kepada publik,” tambahnya.
Dalam tausiyah tersebut, Abuya Arrasy turut mengajak para ASN untuk senantiasa bersyukur dan meneladani kepemimpinan Umar bin Khattab yang berlandaskan akhlak Rasulullah SAW.
Ia juga mengingatkan agar pegawai tidak mudah mengeluh ketika belum memperoleh jabatan atau posisi yang diharapkan.
“Kita harus melihat peran pemberi nikmat. Jangan karena kita tidak naik jabatan, kita malah mengeluh. Akhlak Umar bin Khattab itu tidak lepas dari akhlak Nabi,” pungkasnya.
Selain mengisi pengajian rutin Pemkab Maros, Abuya Arrasy Hasyim dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Maros, di antaranya Masjid Besar Al-Aqsa Moncongloe, Masjid Nurul Iman Bulu-bulu, Pondok Pesantren Yahbon di Kecamatan Camba, serta Masjid Al-Markaz Maros.
Melalui kegiatan pembinaan rohani tersebut, Pemkab Maros berharap nilai-nilai keagamaan dapat semakin tercermin dalam sikap, integritas, dan kualitas pelayanan ASN kepada masyarakat.(*)