Ekspor Perdana 40 Ton Terasi Asahan ke Thailand, UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional
2 min read
PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Kabupaten Asahan mencatat langkah penting dalam pengembangan produk unggulan daerah melalui pelepasan ekspor perdana 40 ton terasi ke Thailand. Kegiatan yang berlangsung di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Sabtu (24/10/2026), menjadi momentum untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pelepasan ekspor dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, bersama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dan sejumlah tamu kehormatan. Prosesi ditandai dengan pelepasan truk pengangkut terasi yang akan diberangkatkan menuju Thailand.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menko Bidang Pangan RI beserta rombongan. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai kehormatan sekaligus momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Menurut Taufik, kolaborasi tersebut penting untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pembudidaya ikan, serta memperkuat perekonomian masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Asahan terus diarahkan pada penguatan sektor pertanian dan percepatan swasembada pangan, pengembangan peternakan yang produktif dan berkelanjutan, serta peningkatan sektor perikanan sebagai sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Berawal dari Usaha Rumah Tangga
Kepala Stasiun Pengawasan dan Pengujian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Tanjung Balai Asahan, Aan Fibro Widodo, menjelaskan bahwa ekspor perdana tersebut merupakan hasil pendampingan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berawal dari usaha rumah tangga.
Pencapaian ini menunjukkan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk berbasis potensi daerah agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Dengan terbukanya akses ekspor, produk terasi Asahan diharapkan semakin berkembang, baik dari sisi kapasitas produksi maupun pemasaran. Penguatan kualitas produk dan pendampingan usaha juga menjadi faktor penting agar pelaku UMKM dapat menjaga keberlanjutan usahanya.
Pemprov Sumut Apresiasi Ekspor Terasi Asahan
Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., turut mengapresiasi terlaksananya ekspor perdana tersebut. Ia menyebut Asahan memiliki beragam produk unggulan, salah satunya terasi yang telah dikenal masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan menembus pasar Thailand diharapkan menjadi pintu pembuka bagi produk UMKM lainnya di Sumatera Utara untuk memasuki pasar internasional.
Ekspor ini juga dinilai memberikan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Menko Pangan Dorong Produk Unggulan Daerah Tembus Pasar Global
Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Asahan atas terlaksananya ekspor perdana produk UMKM tersebut.
Ia berharap keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi semakin banyak produk unggulan Asahan untuk menembus pasar ekspor di berbagai negara.
Zulkifli juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan yang berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM. Menurutnya, ekspor produk lokal membuka peluang untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.
Ekspor perdana 40 ton terasi ke Thailand menjadi momentum bagi Kabupaten Asahan untuk memperkenalkan potensi produk lokal ke pasar internasional. Ke depan, penguatan kualitas, kapasitas produksi, dan akses pemasaran diharapkan dapat membantu UMKM tumbuh lebih kompetitif sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. (RK)