Reses Sudirman Meru di Pesisir Danau Tempe, Warga Keluhkan Jembatan hingga Tiang Listrik
1 min read
PESANKU.CO.ID, WAJO – Warga pesisir Danau Tempe menyampaikan beragam aspirasi terkait infrastruktur dan pelayanan dasar saat mengikuti reses anggota DPRD Kabupaten Wajo, Sudirman Meru, di Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan reses masa sidang I Tahun 2026–2027 tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi sehari-hari, mulai dari kebutuhan jembatan yang lebih kokoh, perbaikan jalan, kelancaran distribusi air bersih, hingga penyediaan fasilitas sanitasi.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan agar Jembatan 45 diganti menjadi jembatan beton. Warga juga mengusulkan perbaikan Jalan Serikaya serta jalan utama menuju Jembatan 45 untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat.
Selain itu, masyarakat meminta pengerukan muara Danau Tempe guna mendukung kelancaran aliran air. Persoalan lainnya yang disampaikan meliputi kelancaran distribusi air bersih dari PDAM dan kondisi tiang listrik yang diharapkan dapat diganti dengan tiang beton karena dikhawatirkan roboh saat banjir.
Di sektor pendidikan, warga mengusulkan pemindahan sekolah yang saat ini menumpang di lahan milik masyarakat ke lokasi milik pemerintah. Masyarakat juga menyampaikan kebutuhan pembangunan fasilitas WC untuk mendukung sanitasi warga.
Reses tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Wajo sekaligus Ketua PAN Wajo, Andi Merly Iswita, Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta), perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Muhammad Taufiq, serta Lurah Salomenraleng.
Sudirman Meru mengatakan, seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses akan dikombinasikan dengan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) agar dapat menjadi bahan pembahasan dan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.
“ Hasil reses nanti akan kami kombinasikan dengan hasil musrenbang. Aspirasi ini ditampung di DPRD, kemudian ditelaah dan disampaikan kepada pemerintah. Kami hanya menjadi penyambung aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Anggota DPRD tiga priode dari PAN itu menambahkan, upaya menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat juga dilakukan bersama tujuh anggota DPRD lainnya dari daerah pemilihan (Dapil) I Tempe. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara bersama-sama sesuai prioritas pembangunan.
“Bukan hanya saya, tujuh anggota DPRD dari Dapil I Tempe juga melakukan hal yang sama dengan turun menyerap aspirasi masyarakat. Kami akan berkolaborasi untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan warga agar bisa menjadi perhatian pemerintah daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Andi Merly Iswita menilai seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dan kehidupan sehari-hari warga.
Ketua PAN Wajo itu pun mendorong agar usulan-usulan tersebut juga diperkuat melalui forum musrenbang sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran daerah.(Humas DPRD Wajo)