Sosial Media
0
News
    Home berita terkini klub sepak bola olahraga sejarah sepak bola

    Bonek meminta petugas MBG libur! Biarkan Bernardo Tavares dan trio MBG memasak di Persebaya Surabaya

    2 min read

    PESANKU.CO.ID—Bonek kembali bahagia setelah melihat Persebaya Surabaya tampil ganas dalam pertandingan tandang melawan PSIM Yogyakarta. Kemenangan telak itu memunculkan komentar lucu dari suporter yang meminta petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) libur dan menyerahkan dapur tim sepenuhnya kepada Bernardo Tavares bersama Trio MBG.

    Candaan tersebut muncul setelah Persebaya Surabaya mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore.

    Di mata Bonek, racikan Bernardo Tavares dan Trio MBG terasa jauh lebih enak di putaran kedua Super League 2025/2026.

    Persebaya Surabaya tampil mendominasi sejak awal pertandingan dan mampu mengontrol permainan dengan cukup rapi.

    Tiga gol Green Force dicetak oleh Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto tanpa balas hingga peluit panjang dibunyikan.

    Hasil tersebut membuat Green Force membawa pulang tiga poin penting dari Bantul. Persebaya Surabaya tetap bertahan di posisi keenam klasemen sementara Super League dengan koleksi 31 poin dari 18 pertandingan.

    Fokus utama Bonek tertuju pada Trio MBG yang kembali menunjukkan pengaruh besar di lapangan.

    Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas dianggap sebagai motor serangan yang membuat pertahanan PSIM kewalahan sepanjang pertandingan.

    Komentar lucu muncul di media sosial sebagai bentuk kepuasan suporter.

    "Petugas MBG libur sebentar, ben dimasak Tavares sendiri," kata salah satu Bonek yang senang melihat Persebaya Surabaya menang telak.

    Statistik Malik Risaldi menunjukkan kontribusi aktif meskipun belum mencetak gol. Pemain ini bermain penuh 90 menit, mencatatkan xG 0,43, tiga tembakan, dan akurasi umpan mencapai 75 persen.

    Malik juga terlibat dalam distribusi bola dengan 12 umpan dan sembilan di antaranya berhasil. Ia menambahkan satu umpan silang, satu umpan tembus, serta dua duel udara melalui umpan kepala.

    Peran Bruno Moreira terlihat jelas sebagai pencipta serangan Persebaya Surabaya. Bermain selama 90 menit, Bruno mencatat satu assist, dua keypass, dan tiga umpan membingungkan lini belakang PSIM.

    Akurasi umpannya sebesar 64 persen dengan total 19 umpan dan 12 yang tepat sasaran. Selain menyerang, Bruno juga aktif bertahan dengan satu tekel sukses, empat intersepsi, dan satu pemulihan bola.

    Gali Freitas kembali membuktikan dirinya sebagai ancaman nyata di lini depan. Bermain selama 71 menit, Gali mencetak satu gol dengan xG tertinggi di antara Trio MBG yaitu 0,65.

    Gali mencatatkan tiga percobaan tembakan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Akurasi umpannya mencapai 77 persen dari 17 percobaan, menunjukkan efektivitas dalam menyerang dan membangun serangan.

    Kinerja kolektif Trio MBG ini yang membuat Bonek merasa bahwa racikan Bernardo Tavares semakin matang. Dalam pandangan para pendukung, Persebaya Surabaya terlihat lebih fluida, agresif, dan berani menekan di babak kedua.

    Bernardo Tavares sendiri mengakui timnya tampil lebih baik setelah jeda. Pelatih asal Portugal itu menilai anak asuhnya mampu menciptakan banyak peluang dan pantas meraih kemenangan.

    "Saya pikir tim kami di babak kedua berkembang banyak, demikian pula pemain-pemain yang bisa masuk ke dalam pertandingan," kata Tavares setelah pertandingan.

    Ia menilai peningkatan permainan terlihat jelas dari intensitas dan keberanian menyerang.

    "Dan saya rasa di babak kedua, kami pantas menang karena kami menciptakan banyak peluang," tegas mantan pelatih PSM Makassar tersebut. Menurutnya, Persebaya Surabaya mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan lebih baik.

    Kemenangan 3-0 itu sejatinya belum menggambarkan seluruh peluang yang tercipta. Bernardo Tavares menilai Green Force seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika penyelesaian akhir lebih maksimal.

    "Kami memiliki lebih banyak peluang besar untuk mencetak lebih banyak gol, jadi saya sangat senang kepada para pemain," jelas Tavares. Ia menyebut kerja keras pemain layak mendapat apresiasi.

    Meski puas, Tavares tetap mengingatkan pentingnya menjaga sikap rendah hati. Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan kemenangan tidak boleh membuat tim merasa sudah sempurna.

    "Tetapi kita harus rendah hati, karena ketika kita menang, bukan berarti semuanya baik, ketika kita kalah, bukan berarti semuanya buruk," katanya. Pesan tersebut menjadi pengingat agar Persebaya Surabaya tetap fokus pada pertandingan berikutnya.

    Bagi Bonek, kemenangan ini menjadi bukti bahwa dapur Persebaya Surabaya sedang panas. Racikan Bernardo Tavares bersama Trio MBG dianggap cocok untuk membawa Green Force bersaing di papan atas.

    Putaran kedua Liga Super 2025/2026 terasa lebih menjanjikan bagi Persebaya Surabaya. Jika konsistensi terjaga, bukan tidak mungkin teriakan Bonek tentang "memasak" akan terus bergema hingga akhir musim.

    Komentar
    Additional JS