Sosial Media
0
News
    Home berita berita investasi emas uang

    Harga emas hari ini Senin 26 Januari 2026, emas Antam kembali naik, 1 gram tembus Rp 2.917.000

    4 min read

    Harga emas hari ini Senin 26 Januari 2026, emas Antam kembali naik, 1 gram tembus Rp 2.917.000

    PESANKU.CO.ID- Harga emas hari ini Senin (26/1/2026) emas Antam kembali naik, menyentuh angka Rp 2.917.000 per gram.

    Harga emas Antam naik sebesar Rp 30.000 dibandingkan hari sebelumnya yaitu Rp 2.880.000 per gram.

    Sementara satuan harga emas terkecil tersedia dalam ukuran 0,5 gram dapat dibeli dengan harga Rp 1.508.500

    Kenaikan ini juga memengaruhi harga jual kembali (buyback) emas, yang tercatat meningkat menjadi Rp2.750.000 per gram.

    Naik dari hari sebelumnya yaitu sebesar Rp 28.000.

    Harga buyback emas Antam adalah harga yang diperoleh ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.

    Sebagai informasi, harga emas hari ini bisa berubah kapan saja.

    Ini dapat dipengaruhi oleh harga emas yang didasarkan pada pasar internasional.

    Berdasarkan situs resmi logammulia, PESANKU.CO.ID telah merangkum daftar harga emas hari ini, Senin 26 Januari 2026 sebagai berikut.

    Harga emas batangan 0,5 gram: Rp 1.508.500

    Harga emas batangan 1 gram: Rp 2.917.000

    Harga emas batangan 2 gram: Rp 5.774.000

    Harga emas batangan 3 gram: Rp 8.636.000

    Harga emas batangan 5 gram: Rp 14.360.000

    Harga emas batangan 10 gram: Rp 28.665.000

    Harga emas batangan 25 gram: Rp 77.537.000

    Harga emas batangan 50 gram: Rp 142.995.000

    Harga emas batangan 100 gram: Rp 285.912.000

    Harga emas batangan 250 gram: Rp 714.515.000

    Harga emas batangan 500 gram: Rp 1.428.820.000

    Harga emas batangan 1000 gram: Rp 2.643.600.000

    Tips Membedakan Emas Asli dan Palsu

    Para konsumen yang akan berinvestasi emas diminta untuk terlebih dahulu mengetahui jenis emas yang akan dibeli serta ciri-cirinya agar tidak tertipu.

    Jangan sampai malah rugi karena membeli lebih murah tetapi justru akan mengalami kerugian karena tertipu atau bahkan emasnya palsu.

    Berikut tips untuk membedakan emas asli atau palsu yang dikutip dari halaman Galeri 24, berlaku untuk memeriksa emas batangan maupun emas perhiasan.

    1. Cari tanda khusus emas atau kode produksinya

    Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang pertama adalah melalui pemeriksaan visual dengan mencari tanda khusus pada emas tersebut.

    Biasanya nomor resmi yang tercantum pada logam mulia emas. Dalam kebanyakan situasi, barang emas akan memiliki stempel atau juga dikenal sebagai ciri khas yang menunjukkan persentase emas yang dikandungnya.

    Cari tanda ini dengan saksama untuk membantu meyakinkan bahwa apa yang Anda miliki adalah asli.

    Sementara itu, untuk memeriksa keaslian emas perhiasan, beberapa perhiasan yang lebih tua mungkin kehilangan tanda atau kode mereka karena aus.

    Perhiasan emas palsu juga memiliki beberapa tanda tiruan yang bahkan dapat menipu, sehingga disarankan untuk tidak hanya mengandalkan tes ini saja, sehingga bisa melanjutkan dengan tes keaslian lainnya.

    2. Uji magnet

    Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang kedua adalah melalui uji magnet karena emas asli tidak akan tertarik oleh magnet, berbeda dengan emas palsu yang mengandung besi atau logam lainnya biasanya dapat ditarik oleh magnet.

    Namun tidak selalu dapat memastikan hasil dari metode ini karena metode ini juga dapat menghasilkan hasil yang berbeda.

    Saat melakukan uji magnet, jangan menggunakan magnet kulkas biasa karena tidak akan berfungsi.

    Maka carilah magnet yang memiliki daya tarik lebih kuat, biasanya dijual di toko bahan bangunan atau magnet untuk tutup tas atau dompet wanita juga bisa dicoba.

    3. Uji tenggelamkan emas

    Cara ketiga untuk membedakan emas asli dan palsu adalah melalui uji kepadatan, karena emas memiliki kerapatan tinggi dan biasanya tenggelam saat direndam dalam segelas air karena perhiasan emas 24 karat memiliki berat 19 gram per ml.

    Saat melakukan tes ini, pastikan tidak ada permata dan hiasan lainnya agar tidak mempengaruhi hasil.

    4. Uji Kekusutan

    Cara keempat untuk membedakan emas asli dan palsu adalah melalui uji aus.

    Tanda lain bahwa emas tidak seperti yang terlihat adalah keausan yang terlihat pada barang tersebut. Jika emas sudah aus, ternoda, atau berbintik, itu bukan emas murni.

    Periksa area permukaan dan di sekitar tepi koin atau perhiasan. Jika jenis atau warna logam lain terlihat muncul dari bawah emas, barang tersebut mungkin dilapisi emas dengan perak, tembaga, atau kuningan di bawahnya.

    5. Uji Asam Nitrat

    Cara mengenali emas asli dan palsu yang kelima adalah melalui uji asam nitrat, namun harus dengan batasan.

    Dalam uji asam nitrat, keaslian emas didasarkan pada warna yang dihasilkannya.

    Cara mengujinya, letakkan emas di atas piring stainless steel. Jangan lupa memakai kacamata pelindung karena tes ini dapat menghasilkan asap.

    Selanjutnya, teteskan beberapa tetes asam nitrat ke perhiasan dan lihat hasilnya.

    Jika logam berubah menjadi hijau, itu adalah logam yang tidak mulia. Namun, jika berubah menjadi emas, itu adalah kuningan yang dilapisi emas. Jika menghasilkan reaksi seperti susu, itu adalah perak yang dilapisi emas. Tidak ada reaksi sama sekali berarti logam tersebut adalah emas asli.

    Jenis-jenis emas

    Berdasarkan Karat

    Karat adalah ukuran untuk menentukan kemurnian emas.

    1,24 Karat: Ini adalah emas paling murni, dengan kandungan emas 99,99 persen. Emas 24 karat sangat lunak sehingga tidak ideal untuk perhiasan yang akan dipakai sehari-hari, tapi sangat cocok untuk investasi dalam bentuk batangan atau koin.

    2. Emas 22 Karat: Emas ini mengandung 91,67 persen emas murni dan sisanya adalah campuran logam lain. Emas 22 karat lebih kuat daripada emas 24 karat, sehingga sering digunakan untuk perhiasan.

    3. 18 Karat: Emas 18 karat mengandung 75 persen emas murni. Tingkat kemurnian ini adalah pilihan populer untuk perhiasan karena cukup kuat, tahan lama, dan masih memiliki nilai emas yang tinggi.

    4. 14 Karat: Dengan kandungan emas murni 58,3 persen, emas 14 karat lebih kuat dan tahan goresan dibandingkan emas 18 karat. Emas ini cocok untuk perhiasan yang sering digunakan.

    Berdasarkan Warna

    1. Emas Kuning: Ini adalah warna emas yang paling klasik dan alami. Emas kuning dibuat dengan mencampurkan emas murni dengan logam seperti tembaga dan seng. Semakin tinggi kadar emasnya, semakin cerah warna kuningnya.

    2. Emas Putih: Emas putih bukanlah warna alami, melainkan hasil campuran emas murni dengan logam putih seperti paladium, nikel, atau perak. Setelah dicampur, perhiasan emas putih dilapisi dengan rhodium untuk memberikan kilau yang terang dan tahan lama.

    3. Emas Mawar: Emas mawar memiliki warna merah muda yang unik karena dicampur dengan tembaga. Semakin tinggi kandungan tembaganya, semakin gelap warnanya. Emas mawar dikenal lebih kuat dan tahan lama dibandingkan emas kuning dan putih.

    *Penyangkalan

    Harga emas batangan di atas sesuai dengan yang tersedia di Butik Emas LM - Graha Dipta (Pengambilan di Butik) Pulo Gadung. (*)

    Komentar
    Additional JS