Sosial Media
0
News
    Home berita insiden kasus kriminal kejahatan laporan polisi

    Kronologi lengkap pembunuhan ibu di Golan Sukorejo Ponorogo, korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan

    2 min read

    Kronologi lengkap pembunuhan ibu di Golan Sukorejo Ponorogo, korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan

    PESANKU.CO.ID| PONOROGO -Kronologi pembunuhan di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jatim pada Senin (26/1/2026).

    Korban diketahui adalah Nur Aini yang ditemukan berlumuran darah. Bahkan pertama kali ditemukan Nur Aini terkunci di dalam rumahnya sendirian. Diduga perempuan berusia 55 tahun itu dibunuh.

    Pengawasan PESANKU.CO.ID, garis polisi telah dipasang.

    Petugas dari Polsek Sukorejo maupun Satreskrim Polres Ponorogo melakukan olah TKP. Hal tersebut juga menjadi tontonan warga sekitar. Mereka penasaran dengan dugaan pembunuhan tersebut.

    "Berlumuran darah, darahnya sudah mengering begitu," kata salah satu tetangga korban, Prayitno, pagi Senin di lokasi.

    Dia menjelaskan bahwa pukul 04.30 WIB lampu rumah korban masih menyala. Juga berkat kiriman warga yang ditaruh di depan pintu tidak diambil.

    "Kemarin siang tidak bisa menelepon. Semalam tidak bisa menelepon. Karena pintunya selalu terkunci. Tadi pagi curiga, dari jendela tidak melihat menggunakan lampu HP kok ada glundungan terus saya lari mencari tetangga," katanya.

    Menurutnya, warga tak berani mendekat. Hingga memanggil polisi. Kebetulan lokasi Mapolsek Sukorejo hanya 500 meter dari lokasi dugaan pembunuhan.

    "Saat dibuka oleh polisi, posisi jenazahnya miring dan tertutup sarung. Juga berlumuran darah," tambah Prayitno kepada Tribunmataran.com.

    Irfan Rifai, saudara dari korban Nur Aini mengatakan dirinya dipanggil oleh warga. Dia kemudian melihat korban Nur Aini sudah berlumuran darah.

    "Berlumuran darah di bagian kepala, tapi untuk yang bawah tidak ada yang berlumuran darah," tambah Irfan.

    Dia menduga bahwa berlumuran darah karena penyiksaan atau dugaan pembunuhan. Namun belum berani menyimpulkan siapa pelakunya.

    "Tempat tinggalnya memang sama dengan anaknya. Hanya saja sekarang anaknya tidak ada. Saya tidak berani menyimpulkan bagaimana-bagaimana. Kami serahkan kepada pihak kepolisian," tambahnya.

    Dia mengatakan bahwa korban berada di dalam rumah. Dan juga terkunci dari luar. "Banyak berlumuran darah. Tadi saat tetangga mengecek setelah subuh, sudah ada di dalam rumah dengan kondisi terkunci dari luar," katanya.

    Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali mengonfirmasi adanya dugaan pembunuhan. "Untuk informasi lengkapnya nanti saya beritahu. Dugaan pembunuhan," tutupnya.

    Seperti yang dilaporkan PESANKU.CO.ID sebelumnya, jagad media sosial dihebohkan dengan peristiwa pembunuhan.

    Warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang wanita paruh baya di dalam rumahnya pada Senin (26/1/2026). Korban yang diketahui berusia 55 tahun itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

    Berdasarkan informasi awal yang dikumpulkan di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan indikasi kekerasan. Pada bagian belakang kepala korban terdapat luka cukup serius yang memperkuat dugaan adanya tindakan kekerasan.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan detail mengenai kronologi kejadian maupun identitas lengkap korban. Aparat masih fokus melakukan pengumpulan bukti di lokasi.

    Tim Inafis Polres Ponorogo saat ini berada di tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh. Sejumlah barang di dalam rumah korban juga diperiksa guna mencari petunjuk yang mengarah pada pelaku.

    Untuk menghindari kerumunan warga, area di sekitar rumah korban telah dipasang garis polisi. Warga yang sejak pagi berdatangan diminta menjauh demi kelancaran proses penyelidikan.

    Jenazah korban rencananya akan dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk menjalani proses otopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

    Sementara itu, Satreskrim Polres Ponorogo masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Polisi belum mengungkap motif maupun kemungkinan pelaku, namun memastikan kasus ini akan ditangani secara serius hingga terungkap.

    Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

    (Paramitha/PESANKU.CO.ID)

    Komentar
    Additional JS