Sosial Media
0
News
    Home NEWS

    Polres Barito Kuala Gelar Apel Operasi “Keselamatan Intan 2026”, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

    2 min read


    PESANKU.CO.ID, BARITO KUALA – Dalam rangka meningkatkan ketertiban berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan, Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Intan 2026”. Apel berlangsung khidmat di Lapangan Apel Polres Barito Kuala, Senin (2/2/2026), sekaligus menandai dimulainya operasi keselamatan lalu lintas secara terpadu.

    Apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Barito Kuala, Kompol Suroto, S.H., yang mewakili Kapolres Barito Kuala AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H.

    Kegiatan ini dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam penegakan hukum dan keselamatan berlalu lintas. Turut hadir perwakilan Bupati Barito Kuala, Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Kuala, Ketua Pengadilan Negeri Marabahan, pimpinan PT Jasa Raharja Cabang Marabahan, Dandim 1005/Batola, serta kepala perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, dan jajaran pejabat utama Polres Barito Kuala.

    Dalam amanat Kapolres yang dibacakan Kabag Ops, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan wujud kesiapan Polda Kalimantan Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan operasi secara terencana, terkoordinasi, dan terpadu.

    “Apel ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta soliditas sinergi lintas sektor demi terciptanya operasi yang efektif dan berdampak nyata bagi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

    Operasi “Keselamatan Intan 2026” akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”.

    Kapolres juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dan edukatif dalam pelaksanaan operasi. Personel diminta mengedepankan upaya persuasif, menjadikan masyarakat sebagai mitra, serta membangun kesadaran bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan bersama.

    Selain itu, penegakan hukum diarahkan untuk memanfaatkan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), menghindari sikap arogansi, serta mengoptimalkan penggunaan data guna meningkatkan efektivitas operasi.

    Berdasarkan data Ditlantas Polda Kalimantan Selatan, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan dari 947 kasus pada tahun 2024 menjadi 871 kasus pada tahun 2025. Jumlah korban meninggal dunia juga menurun signifikan, dari 389 orang pada 2024 menjadi 267 orang pada 2025. Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa upaya penurunan tersebut harus terus ditingkatkan.

    Melalui Operasi Keselamatan Intan 2026, Polres Barito Kuala menargetkan peningkatan disiplin dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, penurunan pelanggaran dan kecelakaan, serta terciptanya situasi kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan.

    Kapolres Barito Kuala pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung operasi ini. “Gunakan helm, patuhi rambu lalu lintas, jaga kecepatan, dan utamakan keselamatan. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan operasi ini,” pungkasnya.

    Dengan dimulainya Operasi “Keselamatan Intan 2026”, Polres Barito Kuala berkomitmen penuh untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, khususnya dalam menyambut pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.(Wahyudi)
    Komentar
    Additional JS