Rambate Rata Raya Cup U-10 2026 Ditutup, Bupati Asahan Fokus Pembinaan Atlet Usia Dini
1 min read
PESANKU.CO.ID, ASAHAN — Turnamen Sepak Bola Usia 10 Tahun (U-10) Rambate Rata Raya Cup 2026 resmi berakhir setelah SSB Kala Cakti 126 keluar sebagai juara usai mengalahkan SSB Bakrie Asahan dengan skor 2-1 pada laga final.
Turnamen tersebut ditutup Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Lapangan Sepak Bola Sei Renggas, Kebun Tanah Raja Estate, Kecamatan Kisaran Barat, Selasa (8/9/2026).
Penutupan turnamen turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Danyon 126 Kala Cakti, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, perwakilan Kajari Asahan, para asisten Setdakab Asahan, Ketua KONI Kabupaten Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, sejumlah kepala OPD, Camat Kisaran Barat, serta para suporter.
Ketua Panitia Faisal Farid mengatakan, turnamen U-10 tersebut merupakan bagian dari rangkaian kompetisi sepak bola usia dini di Kabupaten Asahan.
Sebelumnya, kompetisi kategori U-15 Piala Bupati Asahan telah digelar di Stadion Mutiara Kisaran. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Rambate Rata Raya Cup, termasuk para manajer dan ofisial tim.
Akan Digelar Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan Rambate Rata Raya Cup U-10 direncanakan menjadi agenda yang digelar secara berkelanjutan setiap tahun.
Menurut Taufik, kompetisi sepak bola kategori U-10 dan U-12 telah masuk dalam kalender PSSI. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen menyediakan ruang kompetisi bagi pemain usia dini sebagai bagian dari proses pembinaan.
“Insyaallah, turnamen U-10 ini akan kita laksanakan setiap tahunnya. Kemudian pada bulan Desember nanti, Insyaallah kita juga akan melaksanakan pertandingan kategori U-12,” ujar Taufik.
Ia juga menyampaikan rencana pelaksanaan turnamen U-10 pada 2027 yang diharapkan dapat bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Asahan.
Taufik meminta para pemain yang tergabung dalam Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Anak-anak kami semua dapat menjadi pemain sepak bola, sehingga menjadi bibit yang terus dibina secara berkesinambungan,” pesannya.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten melalui berbagai SSB akan membantu proses pemantauan pemain-pemain potensial dari daerah.
Ia bahkan membuka peluang pemain asal Asahan nantinya dapat memperkuat tim Sumatera Utara hingga level nasional.
“Kepada anak-anak kami, teruslah berlatih di SSB masing-masing. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, kita bisa memantau bibit-bibit terbaik, bahkan nantinya bisa diambil untuk memperkuat Sumatera Utara hingga nasional,” katanya.
Taufik kemudian menyampaikan selamat kepada seluruh klub yang berhasil meraih prestasi dalam turnamen tersebut. Ia juga secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola U-10 Rambate Rata Raya Cup Tahun 2026.(RK)